Dicetak Pada
2 September 2026
Memulai
Data Warga
Kepengurusan
Perubahan Hidup Warga
Mubaligh
Peran & Hak Akses
Kegiatan
Keuangan
Dari tautan yang dikirim pengurus sampai akun Anda aman: mengganti kata sandi, membuat PIN, melewati perkenalan, dan menyalakan sidik jari.

Beranda — tujuan akhir bab ini
Setelah semua langkah di bab ini selesai, inilah tampilan yang Anda lihat setiap kali membuka aplikasi.

Layar pertama sesudah membuka tautan
Halaman Ganti Password, dengan sapaan berisi nama pemilik akun.

Mengisi kata sandi baru
Nomor 1 dan 2 adalah dua kotak sandi yang harus sama; nomor 3 tombol simpannya.

Seperti ini kalau sudah terisi
Kedua kotak tampil sebagai titik-titik — sandi memang sengaja disembunyikan. Panjang titik di kedua kotak sama karena isinya sama.

Layar Atur PIN Keamanan
Judulnya “Atur PIN Keamanan” dan ada kotak kuning Saran Keamanan — penanda bahwa Anda sedang MEMBUAT PIN, bukan membuka kunci.

Perkenalan pertama
Kotak "Selamat Datang" dengan penunjuk "1 dari 6" dan tombol Lanjut.

Perkenalan kedua
Yang diawali "Assalamu'alaikum" dengan penunjuk "1 dari 5" — inilah rangkaian kedua yang muncul sesudah rangkaian pertama habis.

Tiga isi kartu Lengkapi Pengaturan Akun
Nomor 1 pasang aplikasi, nomor 2 notifikasi, nomor 3 email pemulihan.

Layar Email Pemulihan
Isian email pemulihan — layar yang sama muncul lewat kartu ini maupun lewat tawaran sesudah membuat PIN. Ada tombol Lewati kalau ingin mengisinya nanti.

Sebelum dinyalakan
Status masih "MATI" dengan tombol Aktifkan Sekarang di bawahnya.

Layar kunci sehari-hari
Inilah yang Anda temui tiap membuka aplikasi — PIN, atau sidik jari.

Peta menu aplikasi pengurus
Delapan menu utama. Di bawahnya ada Panduan, Pengaturan Lainnya, dan tombol keluar.
Tautannya sudah saya buka, tapi malah muncul halaman Masuk biasa.
Berarti kata sandi akun itu sudah pernah diganti — tautan otomatis berhenti berlaku sesudahnya. Masuk saja memakai username dan kata sandi. Kalau Anda merasa tidak pernah menggantinya, hubungi pengurus Daerah supaya dibuatkan tautan baru.
Saya lupa PIN.
Di layar PIN, ketuk Lupa PIN (tulisan merah di kiri bawah papan angka). Anda akan dikeluarkan dari aplikasi, lalu tinggal masuk lagi dengan username dan kata sandi, dan membuat PIN baru.
Kotak perkenalan muncul terus setiap saya buka aplikasi.
Catatan "sudah pernah dilihat" disimpan di HP ini saja. Kalau Anda membuka aplikasi lewat jalan yang berbeda-beda — kadang dari ikon layar utama, kadang dari Chrome/Safari — catatan itu tidak ketemu, jadi perkenalannya muncul lagi. Biasakan membuka lewat ikon di layar utama.
Tombol Aktifkan Sekarang saya ketuk, tapi tidak terjadi apa-apa.
Berarti HP itu belum punya kunci sidik jari / wajah yang aktif, atau HP-nya memang belum mendukung. Atur dulu sidik jari lewat Pengaturan HP, lalu coba lagi. Kalau tetap tidak bisa, lewati saja — PIN sudah cukup untuk mengamankan akun.
Membuat Kartu Keluarga pertama beserta Kepala Keluarganya, lalu menambah istri dan anak ke KK yang sama.

Titik awal: kelompok yang masih kosong
Beranda menampilkan kartu MULAI dengan dua pilihan: Tambah Warga dan Import dari Excel.

Dua pilihan cara memulai
Nomor 1 Tambah Warga, nomor 2 Import dari Excel.

Tombol bundar di kanan bawah
Dari sini semua tindakan data warga dibuka, termasuk Tambah.

Isian Kartu Keluarga baru
Nomor 1 pilihan Buat KK Baru, nomor 2 nama kepala keluarga, nomor 3 alamat.

Tombol lanjut sesudah digeser ke bawah
Setelah digeser, tombol berada di atas bilah menu dan aman diketuk.

Halaman Kontak & Status
Nomor 1 kotak No. HP yang wajib; nomor 2 tombol Simpan dulu.

Halaman keluarga sesudah tersimpan
Kepala Keluarga sudah masuk, dengan tombol Tambah Anggota untuk anggota berikutnya.

Tiga isian yang menentukan
Nomor 1 nama, nomor 2 jenis kelamin, nomor 3 peran dalam keluarga.

Satu KK dengan dua anggota
Kepala Keluarga dan Istri, masing-masing dengan peran yang benar.
Saya ketuk tombol lanjut, tapi malah pindah ke halaman lain.
Tombol lanjut sedang tertutup bilah menu bawah, jadi ketukan Anda mengenai menu. Geser layar ke bawah dulu sampai tombolnya terlihat penuh, baru ketuk.
Muncul tulisan "Ada pendataan warga yang belum selesai dari sebelumnya. Lanjutkan?"
Itu isian Anda yang sebelumnya belum sempat disimpan — aplikasi menyimpannya sementara supaya tidak hilang. Ketuk Lanjutkan untuk meneruskan dari tempat Anda berhenti, atau Mulai Baru untuk mengosongkan dan memulai dari awal.
Kenapa ada tanda bintang (*) tapi saya tetap bisa menyimpan?
Tanda * artinya isian itu diperlukan supaya data dianggap lengkap, bukan syarat untuk menyimpan. Simpan dulu memang disediakan supaya Anda bisa berhenti di tengah; datanya diberi tanda Belum lengkap sampai dilengkapi. Kecuali No. HP Kepala Keluarga — yang ini wajib diisi dulu, tidak bisa dilewati.
Sudah saya simpan, tapi jumlah KK di halaman Warga masih 0.
Kartu Keluarga baru benar-benar dibuat pada saat Anda menekan Simpan, bukan saat menekan lanjut di halaman pertama. Kalau Anda berhenti sebelum menyimpan, memang belum ada KK yang tercatat — tidak ada data setengah jadi yang tertinggal di database.
Membagikan tautan pendaftaran ke grup WhatsApp kelompok, dan apa yang dilihat warga saat mengisinya.

Halaman Form Pendaftaran Jamaah
Tempat tautan pendaftaran kelompok Anda dibuat dan dibagikan.

Tiga tombol yang tersedia
Nomor 1 Salin Link, nomor 2 Bagikan via WhatsApp, nomor 3 Ganti Kode.

Langkah 1 di sisi warga
Nomor 1 nama pengisi, nomor 2 alamat, nomor 3 tombol Lanjut.

Langkah 2 di sisi warga
Nomor 1 nama Kepala Keluarga, nomor 2 tempat lahir. Nomor HP diisi di bagian bawah formulir yang sama.

Langkah foto
Bertanda Opsional, boleh dilewati dan dilengkapi nanti.

Sudah tersimpan, belum terkirim
Tertulis "Data Awal Tersimpan" — tetapi pengurus belum menerimanya.

Tombol yang menentukan
Kirim ke Pengurus — tanpa langkah ini, data tidak akan pernah sampai.
Warga bilang sudah mengisi, tapi Kotak Masuk saya kosong.
Hampir selalu karena tombol Kirim ke Pengurus belum ditekan (lihat langkah 7 dan 8). Minta warga membuka kembali Link Keluarga mereka dan menekan tombol itu. Kalau tautannya hilang, mereka bisa memakai Cari Data Saya di halaman pendaftaran dengan nomor HP yang dipakai mendaftar.
Warga kehilangan Link Keluarga.
Di halaman pendaftaran ada tautan kecil Sudah pernah mengisi tapi link keluarga hilang? — Cari Data Saya. Warga memasukkan nomor HP yang dipakai mendaftar untuk menemukan kembali datanya.
Bolehkah tautannya saya kirim ke grup RT atau grup umum?
Sebaiknya tidak. Tautan berisi kode rahasia, dan siapa pun yang memegangnya bisa mengirim data ke antrean kelompok Anda. Kirim hanya ke grup warga kelompok Anda sendiri. Kalau terlanjur, ketuk Ganti Kode.
Membuka Kotak Masuk, memeriksa data yang dikirim warga, menyetujuinya, dan melihat hasilnya masuk ke database.

Kotak Masuk berisi satu pengajuan
Setiap pengajuan menampilkan nama keluarga, kelompok, jumlah jamaah, dan nomor HP.

Daftar pengajuan yang menunggu
Nomor 1 menandai kartu pengajuan yang bisa diketuk.

Rincian pengajuan
Data tiap anggota beserta tanda isian yang masih kosong.

Kotak konfirmasi persetujuan
Tiga isian tambahan yang boleh dikosongkan, lalu tombol Konfirmasi.

Sesudah disetujui
Menunggu kembali 0, dan pengajuan pindah ke Riwayat dengan tanda Disetujui.

Daftar KK sesudah persetujuan
Keluarga hasil pendaftaran mandiri berdampingan dengan yang diketik pengurus.
Ada data yang saya rasa keliru. Apa saya harus menolaknya?
Kalau kekeliruannya kecil, lebih baik setujui lalu betulkan lewat halaman keluarga — warga tidak perlu mengisi ulang dari awal. Menolak lebih cocok untuk pengajuan yang benar-benar salah alamat, ganda, atau bukan warga kelompok Anda.
Saya tidak menemukan tombol Setujui.
Pastikan Anda sudah membuka rincian pengajuan (dengan mengetuk kartunya), bukan sekadar melihat daftar. Tombolnya berada di bagian bawah halaman rincian — geser layar ke bawah.
Sudah saya setujui, tapi jumlah di Beranda belum berubah.
Tarik layar ke bawah untuk memuat ulang halaman, atau ketuk Beranda sekali lagi di menu bawah. Angka di Beranda dihitung saat halaman dibuka.
Meminta warga melengkapi pengajuannya tanpa menghapus apa pun, lalu menutup putarannya sampai disetujui.

Catatan pengurus yang dibaca warga
Warga membuka tautan keluarganya dan langsung melihat apa yang perlu dilengkapi.

Tombol Minta Revisi
Berada di bagian bawah halaman rincian pengajuan, bersama tombol lainnya.

Kotak catatan revisi
Isinya sudah disiapkan aplikasi dari daftar isian yang masih kosong.

Tombol Kirim Ulang
Menggantikan tombol kirim biasa selama pengajuan berstatus perlu revisi.

Putaran selesai
Menunggu kembali 0, dan pengajuan tercatat Disetujui di Riwayat.
Bedanya Minta Revisi dan Tolak apa?
Minta Revisi mengembalikan pengajuan kepada warga supaya dilengkapi — datanya utuh, tautannya hidup lagi. Tolak menutup pengajuan itu; pakai hanya untuk kiriman ganda, salah kelompok, atau bukan warga Anda.
Saya kosongkan catatannya, kenapa tidak bisa dikirim?
Memang ditahan. Catatan minimal 5 huruf, karena warga butuh tahu apa yang harus diperbaiki. Isi seperlunya, satu kalimat cukup.
Warga bilang tautannya tidak bisa diedit.
Selama pengajuan berstatus menunggu diperiksa, tautannya memang terkunci. Ketuk Minta Revisi dulu — tautan warga otomatis hidup kembali.
Menemukan siapa yang datanya belum lengkap, menambalnya, lalu memantau persentasenya naik.

Kelengkapan Data
Persentase per kolom, lengkap dengan berapa jamaah yang masih kosong.

Persentase per kolom
Tiap baris menunjukkan berapa persen data terisi, dan berapa jamaah yang masih kosong.

Jalan pintas ke daftar orangnya
Tautan ini yang menghubungkan angka persentase dengan nama-nama nyata.

Daftar yang sudah tersaring
Hanya jamaah yang datanya masih kurang — bukan seluruh daftar warga.
Seksi Kelengkapan Data tidak ada di halaman Statistik saya.
Seksi itu baru muncul kalau kelompok Anda sudah punya jamaah. Tambahkan dulu satu keluarga (Bab 2), lalu buka lagi halaman Statistik.
Sudah saya lengkapi, tapi persentasenya belum berubah.
Tarik layar ke bawah untuk memuat ulang, atau ketuk Statistik sekali lagi di menu bawah. Angkanya dihitung saat halaman dibuka.
Apakah data yang belum lengkap perlu dihapus?
Tidak. Jangan dihapus. Data itu tetap sah — cukup dilengkapi kapan Anda sempat.
Warga yang datanya sudah disetujui bisa membuat akun sendiri memakai Kode Akses Keluarga — pengurus tidak perlu menerbitkan satu per satu.

Kode Akses Keluarga
Terbit sekali, di layar yang muncul tepat setelah warga menyimpan form. Di gambar ini kodenya sengaja ditutup.

Dua tautan berdampingan
Tautan form mengumpulkan keluarga; tautan akses tempat kodenya dipakai.

Sakelar dan peringatannya
Keterangannya tertulis di layar supaya tidak perlu dihafal.

Kirim ke Pengurus
Selama tombol ini belum ditekan, pengurus tidak menerima apa pun.

Antrean menunggu diperiksa
Pengajuan yang belum diperiksa berkumpul di sini.

Tombol Setujui & Simpan
Langkah pertama dari dua. Belum tersimpan.

Tekan Konfirmasi
Tombol inilah yang menyimpan, bukan yang sebelumnya.

Form klaim terisi
Tiga isian saja. Kodenya di gambar ini sengaja ditutup.

Klaim berhasil
Tautan masuk diberikan di layar ini.

Akun hidup
Layar Ganti Password menyapa nama warganya — bukti akunnya benar-benar jadi.

Kode Akses di halaman KK
Satu tempat tetap untuk membacanya. Di gambar ini kodenya sengaja ditutup.

Konfirmasi sebelum kode diganti
Langkah ini sengaja diberi penahan — akibatnya tidak bisa dibatalkan.

Keluarga yang belum punya kode
Layarnya menyebutkan alasannya, bukan sekadar kolom kosong.
Warga yang datanya didata pengurus langsung bisa memakai jalur ini?
Belum. Kode Akses hanya terbit untuk keluarga yang mendaftar lewat form pendaftaran. Untuk yang didata pengurus langsung, pakai bab Menerbitkan Akun untuk Jamaah — pengurus yang menerbitkan akunnya.
Kalau kode bocor ke luar keluarga, apa yang bisa terjadi?
Orang yang memegangnya masih perlu tahu nama terakhir dan tanggal lahir seorang anggota untuk bisa membuatkan akun atas nama orang itu. Tetap saja, perlakukan kodenya seperti kunci rumah — hanya untuk keluarga.
Sudah menekan Setujui & Simpan tapi status masih Pending?
Berarti langkah keduanya terlewat. Buka lagi pengajuannya, tekan Setujui & Simpan, lalu tekan Konfirmasi di panel yang muncul.
Mematikan sakelar akses jamaah membuat warga yang sudah punya akun keluar?
Tidak. Yang berhenti hanya pembuatan akun baru lewat tautan itu. Akun yang sudah jadi dan kartu QR yang sudah dibagikan tetap berlaku. Untuk mencabut akses seseorang, nonaktifkan akunnya di menu Pengguna.
Jalur CADANGAN — dipakai kalau warga tidak bisa membuat akunnya sendiri. Membuatkan akun untuk seluruh jamaah sekaligus, lalu membagikannya lewat kartu QR atau daftar Excel.

Halaman Buat Akun Jamaah
Tiga langkah berurutan: pilih siapa, cek dulu, baru buat.

Memilih kelompok
Daftar kelompok yang boleh Anda buatkan akunnya.

Tabel hasil pengecekan
Status tiap jamaah. Gambar ini dari pengecekan ULANG, jadi berbunyi “Sudah Punya”; pada pengecekan pertama semuanya berbunyi “Akan Dibuat”.

Pertanyaan konfirmasi
Belum ada akun yang dibuat sampai pertanyaan ini dijawab.

Dua bentuk unduhan
Kartu QR untuk dibagikan, Excel untuk arsip pengurus.

Jamaah sudah di dalam aplikasinya
Tampilan sesudah jamaah menyetel sandinya sendiri.
Saya sudah tekan Buat Akunnya Sekarang, tapi tabelnya masih Akan Dibuat.
Pertanyaan konfirmasinya belum dijawab. Ketuk Buat Akunnya Sekarang lagi, lalu ketuk Ya, Buat Akunnya Sekarang pada kotak yang muncul. Pastikan kolom Status berubah jadi Dibuat.
Tombol Buat Akunnya Sekarang tidak bisa ditekan.
Tekan Cek Dulu lebih dulu. Tombol itu memang terkunci sampai Anda melihat berapa akun yang akan dibuat.
Jamaah kehilangan kartunya.
Jalankan lagi langkah ini untuk kelompoknya — yang sudah punya akun dilewati. Kalau kartunya perlu diterbitkan ulang untuk orang tertentu, hubungi Super Admin.
Jamaah sudah memindai kartunya tapi tidak selesai menyetel sandi.
Tidak apa-apa. Selama sandinya belum disetel, kartu yang sama masih bisa dipindai lagi. Ia tidak terkunci.
Menunjuk jamaah untuk memegang dapukan di kelompok — dari memeriksa dapukan mana yang masih kosong sampai penugasannya tersimpan.

Kelengkapan pengurus
Angka di atas menunjukkan berapa dapukan wajib yang sudah ada pemegangnya.

Langkah 1 — pilih dapukan
Tiap dapukan menyebutkan sisa kuotanya sendiri.

Langkah 2 — cari jamaah
Hasil pencarian muncul setelah dua huruf pertama diketik.

Langkah 3 — tanggal mulai
Tanpa tanggal mulai, langkah ini tidak bisa dilewati.

Langkah 4 — ringkasan sebelum simpan
Tombol Simpan menyebutkan berapa pengurus yang akan dicatat.

Pengurus sudah tercatat
Angka kelengkapan naik setelah dapukan terisi.

Kuota tiap dapukan disebutkan
Imam menyisakan 1 slot; Wakil Imam, KU, Mubaligh, dan Penerobos boleh dipegang lebih dari satu orang.

Tombol Tambah Jamaah Lain
Tombol ini mengembalikan Anda ke pencarian nama tanpa membuang nama yang sudah dipilih.

Penghitung yang sudah dipilih
Kembali di Langkah 2, keterangan dapukan menyebut berapa jamaah yang sudah masuk daftar.

Dua orang dalam satu daftar
Tiap orang punya isian Mulai Didapuk sendiri; keduanya disimpan sekali jalan.

Tombol simpan menyebutkan jumlahnya
Di Langkah 4 tombolnya berbunyi Simpan 2 Pengurus — angkanya memastikan tidak ada yang tertinggal.

Masing-masing jadi baris sendiri
Keduanya tercatat sebagai Penerobos, tapi barisnya terpisah — lengkap dengan tombol titik tiga masing-masing.

Master Dapukan
Tiap kategori menyebutkan berapa dapukan di dalamnya dan berapa yang sudah terisi.

Nama dapukan
Pakai nama yang biasa disebut sehari-hari supaya mudah dikenali pengurus lain.

Kuota dan cakupan
Nomor 1 kuota, nomor 2 cakupan wilayah dapukan.

Role yang menyertai dapukan
Role inilah yang membuka menu bagi orang yang didapuk.

Tombol yang menyimpan
Tombol Buat Dapukan ada di dasar formulir, bersebelahan dengan Batal.

Dapukan baru sudah tercatat
Dapukan baru muncul di dalam kategori yang dipilih tadi.

Kelola dapukan
Daftar dapukan yang berlaku di kelompok Anda.

Berapa yang terisi
Tiap kategori menyebutkan jumlah dapukan yang sedang dipegang orang.

Lencana N aktif per dapukan
Penerobos dipegang 2 orang, Wakil Imam 1 — lencana ini yang menandainya.

Pilihan Hapus
Menu titik tiga di baris dapukan berisi Edit dan Hapus.

Ditahan karena masih ada pemegangnya
Layar ini menahan sebelum apa pun terjadi — satu-satunya tombolnya Saya Mengerti.
Sudah menekan Konfirmasi tapi pengurusnya tidak muncul?
Berarti langkah terakhirnya terlewat. Konfirmasi hanya membuka ringkasan; yang menyimpan adalah tombol di layar sesudahnya — tombol itu menyebutkan jumlahnya, misalnya Simpan 2 Pengurus.
Nama jamaah tidak muncul saat dicari?
Ketik minimal 2 huruf. Kalau tetap tidak ada, orangnya belum terdata di kelompok Anda — daftarkan dulu lewat Data Warga. Jamaah berstatus pindah, wafat, atau non-aktif memang tidak ditampilkan.
Dapukan yang saya cari tidak ada di daftar?
Anda hanya bisa mendapuk pengurus tingkat Kelompok di lingkup Anda. Dapukan tingkat Desa atau Daerah diatur oleh pengurus di tingkat tersebut.
Sudah menekan tombol tapi dapukan barunya tidak tersimpan?
Periksa tombol mana yang tertekan. Jenis Baru (di sebelah isian Jenis Dapukan) hanya membuka isian untuk menambah jenis; yang menyimpan adalah Buat Dapukan di dasar formulir. Kalau dapukannya sudah tersimpan tapi belum terlihat, ketuk kategorinya di Master Dapukan supaya isinya terbuka.
Satu orang boleh memegang lebih dari satu dapukan?
Boleh. Ulangi saja langkahnya untuk dapukan yang lain — selama kuota dapukan itu masih tersisa.
Meminta bantuan AI menyusun daftar calon pemegang dapukan beserta keunggulan dan kekurangannya — sebagai bahan musyawarah, bukan keputusan.

Memilih dapukan
Tiap pilihan menyebutkan jenisnya dalam kurung — itu pembeda dapukan yang namanya sama.

Kriteria yang bisa dipilih
Delapan kriteria siap pakai. Nomor 1 dan 2 dua di antaranya; pilih minimal satu.

Syarat mutlak atau bahan pertimbangan
Nomor 1 menyaring keluar, nomor 2 hanya menaikkan peringkat. Kotak kuning di bawahnya mengingatkan bahwa yang belum didata ikut hilang.

Kotak catatan tambahan
Peringatan di bawah kotak menyebutkan sendiri: tulis sifat kebutuhannya, jangan nama atau alamat.

Tombol Carikan calon
Di sebelahnya tertulis berapa kriteria yang sedang dipilih.

Hasil pencarian — seluruh halaman
Hasil muncul DI BAWAH isian tadi, bukan di halaman lain. Kotak kuning paling atas menyebutkan berapa warga yang dikeluarkan penyaring dan seberapa lengkap datanya.
Apakah hasil AI ini langsung mengangkat orangnya jadi pengurus?
Tidak. Halaman ini tidak punya tombol yang menulis dapukan sama sekali. Keluarannya bahan musyawarah; pencatatannya dikerjakan Sekretaris lewat menu Pengurus.
Data warga dikirim ke luar aplikasi?
Yang dikirim sudah disamarkan — calon disebut #1, #2, dan seterusnya, tanpa nama. Yang perlu Anda jaga adalah kotak catatan tambahan: isinya dikirim apa adanya, jadi jangan menulis nama atau alamat di sana.
Saya Sekretaris, kenapa menunya tidak ada?
Halaman ini wewenang Imam. Sekretaris tetap yang mencatat penunjukannya sesudah musyawarah memutuskan — lewat menu Pengurus.
Kenapa calonnya sedikit sekali?
Paling sering karena kriteria dipakai sebagai *Syarat mutlak* sementara pendataan keahlian belum lengkap. Layar menyebutkan berapa orang yang dikeluarkan penyaring — bandingkan angkanya dengan jumlah warga. Ganti ke *Bahan pertimbangan* untuk melihat kolam yang utuh.
Mencatat pergantian pengurus: mengakhiri masa dapukan seseorang tanpa menghapus riwayatnya, lalu mengisi slotnya kembali.

Kategori masih terlipat
Saat halaman baru dibuka, yang terlihat hanya kepala kategori beserta jumlahnya — nama orangnya muncul setelah kepala ini diketuk.

Tombol titik tiga di baris nama
Setiap baris menyebutkan dapukannya (Imam, Wakil Imam) dan sejak kapan dipegang. Tombol titik tiga ada di ujung kanan.

Pilihan Akhiri Dapukan
Menu itu hanya berisi satu pilihan — Akhiri Dapukan.

Layar Akhiri Dapukan
Tanggal Akhir sudah terisi hari ini dan bertanda wajib; Catatan bertanda opsional.

Riwayatnya tersimpan di arsip
Kategori 4S turun jadi 1 pengurus aktif, dan yang diakhiri tercatat di Arsip Dapukan lengkap dengan rentang tanggalnya.
Saya salah mengisi tanggal akhirnya. Bagaimana?
Hubungi pengurus yang berwenang mengelola susunan pengurus di tingkat Anda. Yang tercatat adalah tanggal yang tersimpan, jadi lebih baik dibetulkan daripada dibiarkan — riwayat kepengurusan dibaca kembali saat menyusun laporan.
Kenapa tidak ada tombol hapus saja?
Karena menghapus berarti menghilangkan bukti bahwa orang itu pernah memegang amanah tersebut. Yang dibutuhkan saat pergantian adalah menutup masanya, bukan menghapus jejaknya.
Nama yang saya cari tidak ada di daftar. Apakah dapukannya sudah diakhiri?
Belum tentu — periksa dulu apakah kategorinya masih terlipat (lihat langkah 2), lalu apakah tab tingkat dan pilihan wilayahnya sudah tepat. Cara tercepat: ketik namanya di kotak pencarian di atas, karena kotak itu mencari di semua tingkat sekaligus. Kalau memang sudah diakhiri, namanya ada di bagian Arsip Dapukan.
Orangnya pindah ke kelompok lain, apakah dapukannya ikut pindah?
Tidak. Dapukan melekat pada wilayah tempat ia ditugaskan, bukan pada tempat tinggalnya. Akhiri dapukannya di wilayah lama; pengurus di wilayah barunya yang mendapuk ulang bila memang diperlukan.
Sudah diakhiri tapi Kelengkapan Pengurus tidak berubah?
Kelengkapan hanya menghitung dapukan yang ditandai wajib. Dapukan berstatus pilihan tidak ikut menaikkan atau menurunkan angkanya — panel Kelengkapan menyebutkan sendiri berapa banyak dapukan pilihan yang tidak dihitung.
Membaca panel Kelengkapan untuk tahu dapukan wajib mana yang masih kosong, dan melompat langsung ke wilayah yang paling banyak bolong.

Panel Kelengkapan Pengurus
Baris pertama menyebut berapa dapukan wajib yang sudah terisi, lalu dipecah per tingkat. Angka ini tidak mengikuti tab di bawahnya.

Daftar wilayah yang belum lengkap
Wilayah dengan kekosongan terbanyak berada di atas; tiap baris menyebutkan tingkatnya.

Baris wilayah bisa diketuk
Mengetuk baris wilayah membawa Anda ke daftar pengurus wilayah itu.

Sudah menunjuk wilayah yang diketuk
Judul berganti jadi nama wilayahnya, dan jumlah pengurusnya terbaca di sana.

Tab dan pemilih wilayah ikut berpindah
Tab Desa jadi aktif dan Lihat Pengurus menunjuk Kaling — keduanya berpindah sendiri, bukan diatur ulang.
Kenapa angkanya tidak berubah saat saya ganti tab?
Karena memang tidak seharusnya berubah. Panel ini sengaja dihitung untuk semua tingkat sekaligus dan diletakkan di atas tab — supaya keadaan menyeluruh terbaca lebih dulu, lalu tab dipakai untuk menelusurinya. Yang mengikuti tab adalah daftar pengurus di bawahnya.
Kelengkapan saya belum 100%. Apakah itu berarti ada yang salah?
Belum tentu. Yang dihitung hanya dapukan yang ditandai wajib, dan wajar bila sebagian belum ada pemegangnya — justru itu yang dibawa ke musyawarah. Yang perlu diperiksa adalah *dapukan mana* yang kosong, bukan angka persennya.
Saya tidak melihat panel ini sama sekali.
Panel Kelengkapan punya izin tersendiri, terpisah dari izin mengubah susunan pengurus. Jadi bisa terjadi Anda boleh mendapuk orang tapi tidak melihat panel ini, atau sebaliknya. Bila Anda memerlukannya, hubungi pengurus yang mengelola hak akses di tingkat Anda.
Daftar wilayah bolong saya kosong. Apa artinya?
Artinya semua dapukan wajib di wilayah Anda sudah ada yang memegang — tidak ada yang perlu dibahas. Kotak itu hanya muncul selama masih ada kekosongan.
Menambah, mengubah, atau menghapus jenis dapukan — wadah yang mengelompokkan dapukan seperti 4S, Pengurus Harian, dan Pengurus PPG.

Daftar jenis dapukan
Tiap baris menyebutkan nama jenis dan keterangannya; tombol Buat Jenis Baru ada di kanan atas.

Tombol ubah di tiap baris
Tombol ber-ikon pensil membuka layar ubah untuk jenis itu.

Layar Ubah Jenis Dapukan
Nama Jenis wajib diisi; Keterangan boleh dikosongkan.
Bedanya jenis dapukan dengan dapukan itu sendiri apa?
Dapukan adalah amanah yang dipegang seseorang — Imam, Sekretaris, Penerobos. Jenis dapukan adalah wadah yang mengelompokkannya — 4S, Pengurus Harian, Pengurus PPG. Satu jenis menampung banyak dapukan; satu dapukan dipegang satu atau beberapa orang.
Saya menambah jenis baru tapi ikonnya berbeda dari yang bawaan.
Itu memang perilakunya. Ikon ditentukan otomatis dari kode sistem, dan jenis buatan sendiri menampilkan ikon perisai. Halaman ini menyebutkan hal tersebut di kotak keterangan atasnya.
Jenisnya tidak bisa dihapus, katanya masih dipakai.
Berarti masih ada dapukan aktif yang bernaung di jenis itu. Buka Kelola Dapukan, cari kategori tersebut, lalu urus dapukan di dalamnya lebih dulu. Penolakan ini menjaga agar dapukan yang ada tidak kehilangan wadahnya.
Nikah, cerai, pindah, wafat, kembali, nonaktif, dan aktif kembali — kenapa tujuh pencatatan ini punya menunya sendiri, dan apa saja yang ikut berubah setiap kali salah satunya disimpan.

Ketujuh peristiwa di panel Aksi Jamaah
Di bawah judul Pencatatan: Tambah Warga, Catat Pernikahan, Catat Perceraian, Catat Kepindahan, Catat Jamaah Kembali, Catat Kewafatan, Nonaktifkan Jamaah, dan Aktifkan Kembali Jamaah.

Kartu Permintaan Warga
Kartu ini ada di halaman Data Warga, di atas daftar jamaah. Keterangannya berubah jadi jumlah permintaan begitu ada yang masuk.

Antrean saat kosong
Kalau belum ada laporan yang menunggu, halamannya berbunyi Tidak ada permintaan menunggu persetujuan. Itu keadaan normal, bukan tanda halamannya gagal dimuat.
Saya tidak melihat ketujuh menu itu. Kenapa?
Ketujuhnya hanya muncul untuk pengurus yang diberi wewenang mencatat perubahan status warga. Kalau Anda masih melihat Tambah Warga tetapi tidak melihat kelimanya, wewenangnya memang belum diberikan ke dapukan Anda. Hubungi pengurus Daerah bila memang bagian Anda.
Kenapa pilihan Status di Ubah Anggota tidak bisa diubah?
Bukan ditolak — pilihannya memang dikunci di sana. Kalau status bisa diubah dari form biasa, tanggal dan alasannya tidak tercatat, dan semua akibat lain — dapukan, akun, kelas mengaji — tidak ikut berjalan. Pakai menu yang sesuai peristiwanya.
Kotak hijaunya sudah hilang sebelum sempat saya baca. Bagaimana?
Datanya tetap tersimpan — yang hilang hanya pemberitahuannya. Untuk memeriksa hasilnya, buka halaman warga yang bersangkutan, atau buka Data Warga lalu ketuk saringan Arsip untuk melihat yang sudah tidak aktif. Kalau perlu memastikan dapukannya benar-benar berakhir, buka menu Pengurus.
Satu keluarga pindah semua. Harus dicatat satu per satu?
Tidak perlu. Buka halaman KK-nya, lalu ketuk Ubah Status Semua — satu pengisian untuk seluruh anggota keluarga. Tombol itu ada di halaman detail keluarga, bukan di menu Aksi Jamaah.
Boleh saya **Hapus** saja warganya kalau sudah pindah atau wafat?
🔴 Jangan. Hapus menghilangkan datanya untuk selamanya. Sesudah menekannya muncul pemberitahuan berisi tombol Batalkan, tetapi tombol itu hanya hidup beberapa detik — lewat dari itu datanya benar-benar hilang beserta fotonya, dan tidak bisa dikembalikan oleh siapa pun. Warga yang pindah atau wafat tetap harus tercatat: mereka bagian dari riwayat kelompok, muncul di laporan periode yang sudah lewat, dan datanya dibutuhkan saat keluarganya diurus. Pakai menu pencatatan di bab-bab berikut; Hapus hanya untuk data yang memang salah dibuat, misalnya nama yang tercatat dua kali.
Apa bedanya Non-Aktif dengan Pindah?
Pindah dipakai kalau warganya benar-benar berpindah keluar wilayah. Non-Aktif dipakai untuk warga yang sementara tidak aktif tanpa pindah ke mana-mana. Keduanya sama-sama mematikan akun aplikasinya, dan keduanya bisa dikembalikan. Non-Aktif tidak punya menu sendiri di panel Aksi Jamaah — ia ada di menu titik tiga pada baris nama warganya.
Mencatat warga yang pindah keluar wilayah — dan mengenali apa saja yang ikut berhenti begitu tombolnya ditekan.

Tombol Aksi Jamaah
Tombol bundar hijau di kanan bawah halaman Data Warga — tombol yang sama untuk menambah warga baru.

Kartu Catat Kepindahan
Kartu Catat Kepindahan ada di kolom kanan, dengan ikon panah dan keterangan Jamaah pindah luar Daerah.

Hasil pencarian
Baris hasil pencarian menyebutkan nama, lalu KK dan kelompoknya di baris kedua.

Peringatan penonaktifan akun
Kotak kuning ini muncul segera setelah warganya dipilih, sebelum Anda mengisi tanggal.

Tanggal dan ringkasan
Nomor 1 menunjuk isian Tanggal Pindah; nomor 2 menunjuk kotak ringkasan Apa yang akan terjadi.

Pesan hasil
Tiga hal disebutkan sekaligus: statusnya berubah, satu dapukan berakhir, dan akun login dimatikan.
Warganya ternyata tidak jadi pindah. Bagaimana membatalkannya?
Pakai menu Catat Jamaah Kembali — babnya ada tepat sesudah ini. Statusnya kembali Aktif dan akun aplikasinya dihidupkan lagi. Yang tidak ikut kembali sendiri adalah dapukan dan kelas mengajinya; bab Kembali menjelaskan alasannya.
Kenapa saya tidak bisa mengubah statusnya lewat Ubah Anggota saja?
Karena di sana tanggal dan alasannya tidak tercatat, dan akun aplikasinya tidak ikut dimatikan. Pilihan Status di halaman Ubah Anggota memang sengaja dikunci.
Satu keluarga pindah semua. Harus tujuh kali?
Tidak. Buka halaman KK-nya, lalu ketuk Ubah Status Semua. Satu pengisian untuk seluruh anggota keluarga, dan akibatnya sama.
Nama warganya tidak muncul di daftar pencarian.
Daftar di halaman ini hanya memuat warga yang masih aktif. Kalau namanya tak muncul, periksa dulu di Data Warga saringan Arsip — mungkin statusnya sudah tercatat pindah atau wafat sebelumnya.
Warganya pindah rumah, tapi masih di kelompok sebelah. Pakai menu ini?
Jangan. Menu ini untuk kepindahan keluar Daerah, dan ia mematikan akun serta mengakhiri dapukan — dua hal yang tidak seharusnya terjadi pada warga yang masih di Daerah yang sama. Yang perlu diubah alamat dan kelompok KK-nya lewat halaman keluarga. Kalau pilihan Kelompok di sana terkunci, memang begitu: memindahkan KK antar-kelompok adalah wewenang pengurus Desa atau Daerah.
Mengembalikan warga yang sebelumnya tercatat pindah — dan mengenali apa yang pulih sendiri serta apa yang harus dipulihkan tangan sendiri.

Saringan Arsip di Data Warga
Saringan Arsip menampilkan warga yang statusnya sudah bukan aktif, dan tiap barisnya membawa lencana statusnya sendiri — di sini PINDAH.

Daftarnya sudah disaring
Hanya warga berstatus Pindah yang muncul di halaman ini — daftarnya jauh lebih pendek daripada daftar warga biasa.

Isian Tanggal Kembali
Tanggal Kembali bertanda wajib dan tidak terisi otomatis. Di bawahnya, kotak hijau merangkum perubahannya sebelum disimpan.

Yang pulih sendiri dan yang tidak
Kalimat terakhir menyebutkan sisa yang harus dikerjakan tangan sendiri, lengkap dengan menu tempat mengerjakannya.
Kenapa dapukannya tidak kembali sendiri?
Karena dapukan adalah amanah yang diangkat lewat musyawarah, bukan bagian dari data pribadi warganya. Selama ia pergi, dapukan itu bisa sudah dipegang orang lain. Mengembalikannya otomatis sama saja mengangkat seseorang tanpa musyawarah.
Anaknya sudah kembali, tapi namanya belum muncul di daftar hadir guru.
Itu memang keadaannya: keanggotaan kelas ditutup saat ia pergi dan tidak dibuka otomatis. Daftarkan ulang lewat menu KBM. Aplikasi menyebutkannya di kotak hijau saat Anda menyimpan — kalimat yang diawali *Perlu dipulihkan manual*.
Muncul pesan bahwa statusnya bukan "Pindah".
Berarti warganya tidak pernah tercatat pindah — mungkin ia tercatat non-aktif, atau statusnya masih aktif sejak awal. Untuk yang non-aktif, pakai Aktifkan Kembali di menu titik tiga pada baris namanya.
Warganya bisa langsung masuk aplikasi lagi?
Ya, kalau ia memang punya akun sebelumnya — akunnya dihidupkan kembali pada saat yang sama, dan kotak hijau menyebutkannya. Kalau ia belum pernah punya akun, buatkan seperti biasa lewat topik Data Warga.
Saya salah mengisi tanggal kembalinya.
Mencatatnya ulang dari menu ini tidak bisa — daftarnya hanya memuat warga berstatus Pindah, dan warganya sekarang sudah Aktif. Tanggal itu sendiri tersimpan di catatan warganya (berbunyi *Kembali <tanggal> …*), bukan di isian tersendiri. Kalau tanggalnya memang penting, mintakan pembetulan ke pengurus yang mengelola data warga.
Mencatat jamaah yang wafat, sekaligus rentetan perubahan di keluarganya: status pasangan, penanda yatim untuk anak-anaknya, dan kepala keluarga penggantinya.

Memilih jamaah yang wafat
Mengetik satu nama memunculkan seluruh anggota KK-nya — di sini lima orang sekaligus. Yang disorot baris yang benar; namanya ada di baris pertama, KK dan kelompoknya di baris kedua.

Memilih pasangan
Penjelasan di atas kotak pencarian menyebutkan syaratnya: hanya pasangan di KK yang sama yang muncul.

Pilihan pengganti kepala keluarga
Nama teratas ditandai Disarankan; di bawah tiap nama tertulis perannya sekarang dan tahun lahirnya.

Ringkasan sebelum disimpan
Kotak ini menyebutkan pasangan, tanggal, dan pengganti kepala sekaligus, plus lencana Pengganti kepala ditentukan.

Pesan hasil
Lima akibat dalam satu pesan — termasuk penandaan yatim yang tidak pernah ditanyakan di formulirnya.

Halaman KK sesudahnya
Almarhum tercantum paling bawah dengan peran Lainnya; kepala keluarga di urutan teratas sudah berganti ke istrinya.

Penanda yatim di halaman anak
Baris Yatim / Piatu di bagian Sosial & Ekonomi berubah jadi Ya, tanpa pernah diisi siapa pun.
Apa bedanya "Cerai Mati" dengan "Cerai Hidup"?
Cerai Mati adalah istilah pencatatan untuk pasangan yang ditinggal wafat — dicatat otomatis lewat halaman ini. Cerai Hidup untuk perceraian sungguhan, dan dicatat lewat menu Catat Perceraian. Keduanya sama-sama menandai orangnya sebagai janda/duda.
Saya lupa mengisi pasangannya. Bisa ditambahkan sekarang?
Tidak lewat halaman ini — pencatatan kewafatannya sudah tersimpan. Yang bisa dilakukan: buka halaman warga pasangannya lalu betulkan status pernikahannya lewat Ubah Anggota. Yang terkunci di sana hanya Status keanggotaan; status pernikahan tetap bisa diubah.
Anak-anaknya tidak ditandai yatim. Kenapa?
Penandaan itu hanya berlaku untuk anak yang masih di bawah umur dan tercatat di KK yang sama dengan almarhum, dan hanya bila yang wafat adalah kepala keluarga atau istrinya. Anak yang sudah dewasa memang tidak ditandai. Periksa juga tanggal lahirnya sudah terisi — tanpa tanggal lahir, umurnya tak bisa dihitung.
Saya tidak menentukan pengganti kepala keluarga. Apa akibatnya?
KK itu untuk sementara tidak punya kepala, dan aplikasi mengingatkannya lewat lencana kuning di ringkasan. Tidak ada yang rusak, tetapi membereskannya belakangan butuh dua langkah, bukan satu: perbarui Nama Kepala Keluarga di halaman detail keluarga, dan ubah Peran dalam Keluarga orang itu jadi *Kepala Keluarga* lewat Ubah Anggota. Mengubah salah satunya saja membuat nama di kepala KK tidak cocok dengan peran anggotanya. Jauh lebih ringkas menentukannya langsung di langkah 4.
Nama kepala keluarga di KK-nya sudah berganti. Apakah KK resminya ikut berganti?
Tidak. Yang berubah hanya catatan di aplikasi ini. Kartu Keluarga resmi diurus ke Dispendukcapil seperti biasa, dan aplikasi mengingatkannya lewat catatan kuning saat penggantinya belum ditentukan.
Salah orang yang saya catat. Bagaimana?
Buka Data Warga, ketuk saringan Arsip, cari namanya, lalu lewat menu titik tiga di ujung barisnya pilih Aktifkan Kembali — dan tulis alasannya di kotak Catatan supaya jejaknya jelas. Statusnya kembali Aktif, tetapi tidak semua ikut kembali sendiri: perannya di KK (kalau sempat diturunkan jadi Lainnya) dan status pernikahan pasangannya perlu dibetulkan satu per satu lewat Ubah Anggota. Penanda yatim anak-anaknya tidak perlu disentuh — ia dirapikan sendiri oleh pemeriksaan harian, jadi bisa saja masih tertulis Ya sampai keesokan paginya. Karena itu ringkasan di langkah 5 layak dibaca dua kali.
Memindahkan pengantin ke KK pasangannya dan menandai keduanya Menikah — lewat empat skenario yang perlu dipilih dengan sadar di awal.

Langkah 1 — memilih pengantin
Penanda Langkah 1 dari 3 ada di bawah judul halaman; hasil pencarian menyebutkan KK dan kelompok tiap orang.

Langkah 2 — empat skenario
Yang disorot adalah Pindah ke KK pasangan. Keempat judul skenario terlihat di sini; penjelasan kartu terakhir ada di bawah layar — bunyinya disebutkan di daftar sebelum gambar ini.

Langkah 3 — KK tujuan
Daftar KK muncul setelah nama kepala keluarganya diketik; tiap baris menyebutkan kelompoknya.

Peran dan kotak Wayuh
Nomor 1 menunjuk pilihan Peran di KK Baru; nomor 2 menunjuk kotak centang Wayuh beserta penjelasannya.

Pesan hasil
Dua kalimat untuk dua orang — pengantin yang pindah, dan kepala KK tujuan yang ikut ditandai Menikah.
Pasangannya dari luar Daerah dan tidak ada di daftar mana pun.
Pakai skenario yang sesuai arahnya. Kalau pengantin yang pindah keluar, pilih *Pindah ke luar Daerah* — statusnya jadi Pindah. Kalau pasangannya yang masuk ke sini, pilih *Pasangan dari luar masuk ke sini* — pasangannya akan dibuatkan sebagai warga baru, dan datanya bisa dilengkapi belakangan lewat Ubah Anggota.
KK tujuannya belum ada di daftar.
Berarti KK itu belum terdaftar, atau kepala keluarganya berjenis kelamin sama dengan pengantin (daftarnya memang disaring begitu). Kalau KK-nya memang belum ada, buat dulu lewat Tambah Warga, baru catat pernikahannya.
Kedua pengantin sama-sama jamaah di sini dan mau punya KK sendiri.
Pilih skenario Buat KK baru bersama pasangan di langkah 2. Aplikasi akan meminta nama kedua orangnya, kelompoknya, dan nama kepala keluarga untuk KK barunya.
Apa bedanya "istri" dengan "menantu" di Peran di KK Baru?
Istri dipakai bila yang dinikahi adalah kepala keluarga KK tujuan — dan status kepala KK itu ikut berubah jadi Menikah. Menantu dipakai bila yang dinikahi anggota KK tersebut, misalnya anaknya — dan status kepala KK sengaja tidak disentuh.
Muncul pesan bahwa pengantin sudah berstatus Menikah.
Itu pengaman terhadap catat ganda. Periksa dulu status pernikahannya lewat Ubah Anggota — bila keliru, betulkan di sana. Centang Wayuh hanya bila pernikahannya memang yang kedua atau lebih.
Pengantinnya memegang dapukan di kelompok lamanya.
Tergantung ke mana ia pindah. Pindah ke KK di kelompok lain: dapukan tingkat kelompoknya berakhir otomatis, karena dapukan melekat pada wilayah tempat ia bertugas — dan bila ia sampai pindah desa, dapukan tingkat desanya ikut berakhir. Pindah KK di dalam kelompok yang sama: dapukannya tidak disentuh sama sekali. Skenario Pindah ke luar Daerah: semua dapukannya berakhir, dan akun aplikasinya ikut dimatikan. Yang berakhir tidak hilang — riwayatnya ada di Arsip Dapukan di menu Pengurus.
Mencatat cerai hidup untuk kedua belah pihak — dan mengetahui bagian mana yang tetap harus Anda kerjakan sendiri sesudahnya.

Daftarnya hanya berisi yang berstatus Menikah
Kalimat di bawah judul isian menyebutkan syaratnya, dan daftar hasil pencarian mengikutinya.

Empat skenario cerai
Kartu pertama yang disorot tidak menyebut langkah lanjutan apa pun — memang tak meninggalkan pekerjaan. Kartu di bawahnya menyebutkannya sendiri: dua terlihat di sini, yang keempat ada di bawah layar.

Memilih pasangan
Isian ini bertanda opsional, tetapi mengisinya menghemat satu pencatatan lagi untuk pihak kedua.

Langkah 3 — tanggal cerai
Kotak merah muda di atas mengulang siapa yang dicatat dan dengan siapa, supaya salah pilih ketahuan sebelum disimpan.

Pesan hasil
Kedua belah pihak disebutkan dalam satu pesan, karena pasangannya ikut dipilih di langkah 4.
Saya sudah memilih "Buat KK baru", kenapa KK-nya belum ada?
Karena pilihan skenario itu tidak membuat KK. Ia hanya menentukan kalimat pengingat di kotak hijau. KK barunya tetap harus Anda buat sendiri lewat Tambah Warga, lalu orangnya dipindahkan ke sana.
Pasangannya bukan jamaah di sini. Bagaimana?
Kosongkan isian Pasangan. Pencatatannya tetap tersimpan untuk pihak yang ada di sini, dan pesan hijaunya hanya menyebutkan satu nama — itu wajar.
Muncul pesan bahwa statusnya bukan "Menikah".
Berarti status pernikahan orangnya belum tercatat Menikah. Perceraian hanya sah dicatat dari status itu. Betulkan dulu datanya lewat Ubah Anggota, baru ulangi pencatatannya.
Pasangan saya catat wafat, bukan cerai. Menu mana?
Catat Kewafatan, lalu isi bagian Pasangan di sana. Status Cerai Mati tercatat otomatis untuk yang ditinggalkan. Menu Catat Perceraian khusus cerai hidup.
Apakah anak-anaknya ikut terpengaruh?
Tidak. Penanda yatim hanya berlaku untuk anak yang orang tuanya wafat, bukan bercerai. Yang berubah pada perceraian hanya status kedua orang tuanya.
Mencatat Mubaligh Tugasan (MT) ke sebuah kelompok, memindahkannya, dan mengakhiri masa tugasnya — beserta siapa yang berhak melakukannya.

Tombol Tambah Penugasan di menu Mubaligh
Letaknya di bawah judul halaman, di atas bagian pemantauan.

Formulir Tambah Penugasan
Sumber Mubaligh dipilih lebih dulu, lalu Mubaligh (1) dan Kelompok Tujuan (2).

Formulir yang sudah terisi
Sesudah mubaligh, kelompok, dan tanggal mulai terisi, tombol Simpan Penugasan siap ditekan.

Penugasan baru di daftar
Sesudah penyaring Mubaligh Tugasan diketuk, mubaligh yang baru ditugaskan muncul di daftar.

Tombol Pindahkan (1) dan Akhiri (2)
Kartu penugasan yang masih aktif, lengkap dengan sisa masa tugas.

Mengisi kelompok tujuan
Kelompok Tujuan dan Tanggal Pindah wajib. Catatan opsional tapi berguna.

Penugasan baru sesudah dipindahkan
Kartu baru di kelompok tujuan, dengan keterangan asal kelompoknya.

Konfirmasi mengakhiri penugasan
Aplikasi meminta konfirmasi lebih dulu.

Penugasan bertanda Selesai
Tanggal selesai tercatat, dan tombol pengelolaannya sudah tidak ada lagi.

Formulir dalam mode Ubah
Judulnya berubah jadi Ubah Penugasan, dan isiannya sudah terisi data lama.

Konfirmasi menghapus penugasan
Konfirmasi diminta karena penghapusan tidak bisa dibatalkan.

Sumber Mubaligh: MT dari Luar Daerah
Pilihan ini hanya tampil untuk pengurus Daerah, dan membuka sub-formulir data mubaligh.

Formulir MT luar Daerah yang sudah lengkap
Data diri, kelompok tujuan, dan tanggal mulai terisi — tombol Simpan Penugasan siap ditekan.

MT dari luar Daerah di daftar
Sesudah disimpan, ia berdiri di daftar Mubaligh Tugasan seperti MT lainnya.
Mencatat generus yang dikirim mondok dengan biaya Daerah, dari berangkat sampai selesai — termasuk berapa yang sudah dibelanjakan.

Halaman KCM sebelum ada isinya
Empat kartu status di atas, lalu Total Investasi Beasiswa, lalu daftarnya.

Formulir KCM yang sudah terisi
Nama generus dipilih dari daftar; nama pondok dan tanggal diketik.

KCM yang baru tersimpan
Baris KCM dengan lencana Mondok, tanggal masuk, dan perkiraan lulus.

Angka di kartu ikut berubah
Sedang Mondok bertambah satu begitu KCM baru tersimpan.

Ubah dan Hapus per baris
Tiap KCM punya tombolnya sendiri; periksa namanya sebelum mengetuk.

Mengubah status KCM
Isian terisi data lama; yang diubah hanya pilihan Status.

Kartu ringkasan menyesuaikan
Sesudah status diubah jadi Lulus, angka di kartu bergeser sendiri.

Konfirmasi menghapus KCM
Konfirmasi diminta karena datanya tidak bisa dikembalikan.
Satu halaman yang mengumpulkan riwayat seorang mubaligh — sertifikat, kitab Kutubus Sittah, jadwal mengajar, dan biaya hidup Mubaligh Tugasan (MT).

Kepala profil mubaligh
Status, asal pondok, tahun lulus, dan keterangan hafidz.

Bagian Sertifikat
Saat belum ada isinya, tombol Unggah yang ditawarkan.

Mengisi data sertifikat
Jenis, tanggal terbit, dan berkasnya. Maksimal 5 MB, format PDF/JPG/PNG.

Sertifikat di daftar
Sesudah terunggah, sertifikatnya bisa diunduh ulang kapan saja.

Sebelum ada kitab yang dicatat
Keenam kitab berdiri dengan tanda Belum dicatat.

Mencentang kitab
Dua kitab tercentang, berlatar hijau. Seluruh baris bisa diketuk.

Sesudah dicentang
Judulnya kini berbunyi 2 dari 6 kitab, dua kitab bertanda Sudah dimiliki.

Aktivitas Mengajar KBM
Keadaan saat mubaligh belum tertaut dengan akun guru KBM.

Riwayat Biaya Hidup dibuka
Keadaan kosong yang wajar, lengkap dengan tombol Catat di Keuangan.
Dua berkas siap cetak dan siap olah: laporan PDF untuk musyawarah, dan data Excel untuk diolah sendiri.

Dua tombol laporan
Laporan Distribusi Mubaligh (1) menghasilkan PDF, Data Mubaligh (Banyak Lembar) (2) menghasilkan Excel.
Tiga hal yang diangkat sendiri oleh aplikasi di menu Mubaligh — masa tugas yang habis, kelompok tanpa MT, dan beban mubaligh yang berat.

MT yang masa tugasnya habis
Yang sudah lewat di atas; tiap baris menyebut seberapa jauh terlewatnya.

Kelompok yang belum kebagian MT
Tiap baris menyebut jumlah jamaah dan berapa MS yang ada di sana.
Menentukan sendiri kapan sebuah kelompok dianggap kurang mubaligh — dan melihat akibatnya sebelum disimpan.

Kartu di tab Konfigurasi
Pengaturan → tab Konfigurasi → Patokan Jumlah Mubaligh.

Layar setelan saat masih kosong
Baris paling bawah menyebut kelompok paling ringan, paling berat, dan angka yang membelah wilayah jadi dua.

Akibat angka yang sedang diketik
Layar menyebut berapa kelompok akan tertandai sebelum Anda menyimpan.

Tiga pilihan siapa yang dihitung
Mengubah pilihan langsung mengubah angka pratinjaunya.

Panel muncul memakai patokan Anda
Ringkasannya menyebut angka yang Anda simpan, bukan angka bawaan.
Menentukan siapa boleh membuka apa — lewat peran, bukan lewat nama orang. Termasuk kenapa menu ini hanya terbuka untuk pengurus Daerah.

Tiga bagian: Master, Pengguna, Pengurus
Halaman terbuka di bagian Master. Ketuk namanya untuk berpindah bagian.

Satu kartu untuk tiap peran
Contoh peran Database. Angka di bawah namanya menunjukkan berapa pengurus yang memegang peran ini.

Tabel hak akses per fitur
Dua kolom: Dapat Lihat dan Dapat Ubah. Perubahan langsung tersimpan tanpa tombol Simpan.

Menambahkan peran ke seorang pengurus
Tombol + Tambah peran ada di tiap baris, di bawah peran yang sudah dipegang.

Tombol tambah peran
Tombol bundar hijau di kanan bawah, hanya tampil untuk Super Admin.

Mengisi nama peran baru
Hanya Nama Peran yang wajib. Kode singkatnya dibuatkan aplikasi.

Peran baru berdiri di daftar
Peran contoh yang baru dibuat, belum punya pengurus dan belum punya hak akses.

Pilihan Hapus Role
Tanda titik tiga di kanan kartu peran membuka pilihan Hapus Role.

Hapus Role terkunci selama masih dipakai
Contoh peran Database: pilihannya pudar, dengan keterangan berapa pengurus yang masih memakainya. Menu titik tiga ini hanya tampil untuk Super Admin.

Dapukan & Peran
Tiap dapukan menampilkan peran yang menyertainya. “tanpa akses dashboard” berarti dapukan itu belum diberi peran apa pun.
Saya buka menu ini tapi langsung diarahkan kembali ke halaman Kelola User.
Halaman ini memang hanya untuk pengurus tingkat Daerah, karena pengaturannya berlaku untuk seluruh Daerah sekaligus. Kalau Anda pengurus Desa atau Kelompok, mintakan perubahannya ke pengurus Daerah.
Saya sudah mencentang hak aksesnya, tapi tidak menemukan tombol Simpan.
Memang tidak ada. Tabel hak akses tersimpan otomatis setiap kali Anda mencentang. Untuk memastikan, tinggalkan halamannya lalu buka lagi — centangnya akan tetap seperti terakhir Anda atur.
Pengurus sudah saya beri peran, tapi menunya tetap tidak muncul di HP-nya.
Mintakan ia keluar lalu masuk kembali. Hak akses dibaca saat masuk. Kalau sesudah itu masih belum muncul, periksa tingkat peran yang Anda pilih — peran bertingkat Kelompok tidak membuka data desa atau daerah.
Bedanya Dapat Lihat dan Dapat Ubah apa?
Dapat Lihat hanya membaca — datanya terbaca tapi tidak bisa diubah. Dapat Ubah boleh mengubah dan menyimpan. Untuk pengurus yang cukup memantau saja, beri Dapat Lihat.
Saya sudah membuat peran baru, tapi pengurusnya tetap tidak bisa membuka apa-apa.
Peran baru lahir tanpa hak akses sama sekali. Buka perannya, lalu centang fitur yang boleh dibukanya di kolom Dapat Lihat atau Dapat Ubah. Sesudah itu mintakan pengurusnya keluar lalu masuk kembali.
Saya tidak menemukan tombol untuk membuat peran baru.
Membuat dan menghapus peran hanya untuk Super Admin. Pengurus Daerah lain tetap bisa mengatur hak akses peran yang sudah ada dan memberikannya ke pengurus — yang tidak bisa hanya membuat peran yang benar-benar baru.
Pilihan Hapus Role tidak bisa saya tekan.
Berarti peran itu masih dipegang pengurus, dan jumlahnya tertulis tepat di bawah pilihan tersebut. Cabut dulu perannya dari setiap pengurus lewat bagian Pengguna, baru pilihan hapusnya terbuka.
Bedanya memberi peran lewat bagian Pengguna dan bagian Pengurus apa?
Lewat bagian Pengguna, peran menempel pada orangnya. Lewat bagian Pengurus, peran menempel pada dapukannya — siapa pun yang memegang dapukan itu ikut mendapatkannya, dan perubahannya langsung berlaku.
Kenapa peran SUPER_ADMIN tidak bisa saya ubah?
Sengaja dikunci. Kalau peran itu bisa kehilangan hak aksesnya atau terhapus, bisa terjadi keadaan tidak ada seorang pun yang mampu membuka pengaturan untuk memperbaikinya kembali.
Mencatat pengajian atau kegiatan lain ke kalender — lengkap dengan waktu, materi, dan siapa yang diundang.

Tombol mengambang di menu Kegiatan
Ketuk tombol di sudut kanan bawah, lalu pilih Kegiatan.

Isian dasar kegiatan
Judul, tanggal, dan jam mulai adalah yang wajib. Sisanya boleh menyusul.

Pilihan pencatatan kehadiran
Dua tombol: Ya, catat — atau Tidak.

Langkah peserta
Pilih dulu jenis pesertanya, baru tambahkan siapa yang diundang.

Pertanyaan sebelum diterbitkan
Muncul hanya bila peserta belum diatur.

Halaman detail kegiatan
Tujuan setelah diterbitkan — pintu ke peserta, undangan, dan absensi.
Menandai siapa yang hadir, izin, sakit, atau tidak datang — lalu menutup absensinya setelah kegiatan selesai.

Tab Kehadiran dan tombol Buka Absensi
Dari halaman kegiatan, pilih tab Kehadiran, lalu ketuk Buka Absensi.

Layar absensi
Ringkasan di atas, daftar peserta di bawah — masing-masing dengan empat pilihan.

Satu orang ditandai hadir
Belum turun dari 25 ke 24, Hadir naik dari 0 ke 1.

Tiga tanda berbeda pada tiga orang
Hadir, Izin, dan Sakit masing-masing satu — dan Belum turun jadi 22.

Cari nama dan Pindai QR
Dua cara mempercepat: menyaring daftar, atau memindai kartu peserta.

Tombol massal dan cetak
Hadir Semua menandai sisa peserta sebagai hadir; Tutup Absensi menandai sisanya sebagai Alfa.

Konfirmasi menutup absensi
Dialognya menyebut berapa orang yang akan ditandai Alfa — baca angkanya sebelum menekan Ya.
Melihat kegiatan yang mengundang Anda, mengabari pengurus bisa hadir atau tidak, dan menyimpannya ke kalender ponsel.

Kegiatan
Mendatang dan Sudah Lewat dipisah; ketuk salah satu kartu untuk membukanya.

Tampilan kalender
Titik menandai hari yang ada kegiatannya.

Detail undangan
Keterangan "Anda diundang sebagai" menjelaskan dari mana undangan itu datang.

Tiga pilihan kehadiran
Belum ada yang dipilih — semua tombol masih putih.

Pilihan tersimpan
Tombol terpilih jadi hijau, disertai keterangan di bawahnya.

Simpan dan bagikan
Tiga tombol di bawah keterangan waktu — kalender ponsel, iCal, dan berbagi.

Status kehadiran
Kegiatan yang sudah lewat menampilkan kehadiran yang tercatat untuk Anda.
Kenapa daftar Kegiatan kosong?
Berarti belum ada kegiatan yang mengundang Anda. Halaman ini hanya menampilkan undangan atas nama Anda, bukan seluruh kegiatan yang berlangsung. Bila menurut Anda seharusnya diundang, sampaikan kepada pengurus kelompok.
Saya sudah menekan Insya Allah Hadir. Apakah itu berarti saya tercatat hadir?
Belum. Itu baru kabar rencana, dan pengurus memakainya sebagai perkiraan. Yang menentukan kehadiran tetap absensi yang diisi pengurus pada hari kegiatan.
Saya salah pilih. Bisa diganti?
Bisa, kapan saja selama kegiatannya belum berlangsung. Buka lagi kegiatannya lalu pilih jawaban yang benar — yang terakhir dipilih itulah yang berlaku.
Kegiatannya sudah lewat, tetapi tidak ada Status Kehadiran. Kenapa?
Kegiatan itu tidak memakai absensi — biasanya kegiatan yang sifatnya pemberitahuan jadwal saja. Tak ada yang perlu Anda lakukan.
Jalan bagi jamaah yang catatan kehadirannya keliru — pilih keadaan sebenarnya, diputuskan Penerobos.

Kegiatan di menu Kegiatan
Kegiatan yang sudah lewat tetap terdaftar dan bisa dibuka.

Status tercatat dan tombol laporan
Status tercatat Tidak Hadir, dan tombol Perbaiki Catatan Kehadiran di bawahnya.

Memilih keadaan yang sebenarnya
Tiga pilihan; yang disetujui akan tercatat persis seperti yang dipilih.

Formulir laporan kehadiran
Status tercatat ditampilkan lagi di atas, agar jelas apa yang sedang dikoreksi.

Laporan menunggu ditinjau
Tidak perlu mengirim ulang — satu kegiatan satu laporan.

Antrean laporan yang menunggu
Nama, kegiatan, dan alasan lengkapnya — bahan untuk memutuskan.

Konfirmasi sebelum menyetujui
Tombol Setujui di kartu hanya membuka konfirmasi ini; keputusannya di dialog.

Antrean bersih setelah diputuskan
Menunggu kembali 0, hasil keputusannya pindah ke Review Terbaru.
Kabar duka, jenguk warga sakit, kerja bakti, dan info lain — memakai kata-kata yang sudah disiapkan.

Pintu masuk Tulis Kabar
Satu tombol mengambang, dua pilihan: Kegiatan atau Kabar.

Delapan jenis kabar
Pilih yang paling dekat; kata-katanya akan terisi sendiri.

Judul dan isi terisi otomatis
Yang di dalam kurung siku adalah bagian yang harus Anda ganti.

Sesudah kurung siku diganti
Tidak boleh ada satu pun kurung siku tersisa.

Pilihan cakupan penerima
Kelompok langsung tersebar; Desa dan Daerah menunggu persetujuan.

Kabar yang diterima jamaah
Dipotret dari sisi jamaah — bukti kabarnya benar-benar sampai.
Menyusun sekali bentuk pesan undangan, lalu dipakai ulang untuk kegiatan berikutnya.

Tab WA di halaman kegiatan
Berjajar dengan tab Peserta, Materi, dan Kehadiran.

Penyunting format pesan
Kotak besar berisi bentuk pesannya; tombol variabel ada di atasnya.

Tombol keterangan otomatis
Ketuk tombolnya, jangan mengetik kurung kurawal secara manual.

Preview Sample dengan data sungguhan
Bagian dalam kurung kurawal sudah berganti jadi data kegiatan ini.
Menaungi kegiatan berhari-hari seperti asrama dalam satu program, dan melihat sampai mana materi sudah dibahas.

Tab Program
Berdampingan dengan tab Kegiatan; kosong bila belum ada program.

Isian program
Rentang tanggalnya yang membedakan Program dari kegiatan biasa.

Sesi ditambahkan
Satu baris jam yang berlaku untuk semua hari program.

Program tersimpan
Muncul di tab Program dengan rentang tanggalnya.

Rekap materi yang sudah dibahas
Dihitung dari kegiatan yang sudah berstatus selesai saja.
Membuka sesi hari itu dari template, mengisi kehadirannya, lalu membaca rekap siapa rajin datang dan siapa tidak.

Kotak Mulai Sesi
Tanggal dulu, baru pilih sesinya. Di bawah masih tertulis Sesi Program (0).

Menegaskan pembuatan sesi
Jam yang tampil berasal dari template program.

Sesi yang sudah dibuka
Ketuk salah satunya untuk membuka absensi sesi tersebut.

Rekap — Ringkasan
Angka 1/2 berarti hadir pada 1 dari 2 sesi.

Rekap — Matriks
Satu baris satu peserta, satu kolom satu sesi. Σ adalah jumlah kehadirannya.
Saya sudah menekan Mulai, tetapi Sesi Program masih (0).
Periksa apakah Anda sudah menekan "Ya, Buat Sesi" pada pertanyaan penegasan. Selama pertanyaan itu belum dijawab, sesinya belum dibuat. Kalau sudah, muat ulang halaman programnya.
Tanggal yang saya butuhkan tidak bisa dipilih.
Kotak tanggal dibatasi rentang program. Kalau pertemuannya di luar rentang itu, ubah dulu tanggal program lewat menu titik tiga di kanan atas, atau buat kegiatan biasa di luar program.
Kenapa semua peserta terlihat 0 dari sekian sesi?
Berarti sesinya sudah dibuat tetapi absensinya belum diisi. Rekap hanya menghitung yang tercatat — buka tiap sesi lalu isi kehadirannya.
Apa bedanya kotak kosong dengan tanda silang di Matriks?
Silang berarti orangnya tercatat tidak hadir. Kotak kosong berarti pengurus belum mengisi absensi sesi itu untuk dia — belum ada catatan sama sekali.
Kabar yang minta disiarkan se-Desa atau se-Daerah berhenti dulu di antrean Anda — dibaca, lalu disetujui atau ditolak.

Dari sisi pengirim
Wilayah yang perlu persetujuan ditandai sendiri oleh layar, dan tombolnya berubah jadi "Ajukan Kabar".

Kabar menunggu di Kotak Masuk
Kartu PENGUMUMAN menyebutkan pengirim dan wilayah tujuannya.

Antrean kabar menunggu
Satu kartu per kabar: pengirim, isi lengkap, lalu dua tombol keputusan.

Tombol Setujui & Sebar
Sekali dikonfirmasi, kabarnya langsung sampai ke jamaah.

Kabar tersebar, antrean bersih
Jumlah penerimanya disebutkan — di sini 557 jamaah se-Desa Kaling.

Alasan penolakan
Wajib diisi — pengirim perlu tahu apa yang mesti diperbaiki.

Pesan sesudah menolak
Kabarnya menyusut dari antrean Anda.

Yang dilihat pengirimnya
Alasan Anda muncul sebagai Catatan Pengurus, berikut tombol menulis ulang.
Kenapa antrean saya selalu kosong?
Kemungkinan besar Anda pengurus tingkat kelompok. Yang berhenti di antrean hanya kabar yang minta disiarkan se-Desa atau se-Daerah, dan itu diputuskan pengurus Desa atau Daerah. Kabar antar-kelompok sendiri tak pernah lewat sini.
Saya keliru menyetujui. Bagaimana menariknya?
Tidak bisa. Begitu disetujui, kabarnya sudah masuk ke Kotak Masuk seluruh jamaah wilayah tujuan. Yang bisa dilakukan hanyalah menulis kabar susulan berisi ralatnya.
Kalau saya diamkan, apa kabarnya hilang sendiri?
Tidak. Ia menunggu di antrean tanpa batas waktu, dan pengirimnya tidak diberi tahu bahwa kabarnya masih tertahan. Diamkan berarti kabar itu tak pernah sampai — tanpa ada yang menyadarinya.
Pengirimnya bilang kabarnya sudah dikirim, tapi tak ada di antrean saya. Kenapa?
Periksa wilayah tujuan yang ia pilih. Kalau ia memilih kelompoknya sendiri, kabarnya memang langsung tersebar dan tak pernah lewat antrean siapa pun. Kalau ia memilih se-Daerah sementara Anda pengurus Desa, yang memutuskan adalah pengurus Daerah.
Semua pencatatan uang menempel pada satu periode bulanan. Selama belum ada periode terbuka, tidak ada satu pun yang bisa dicatat.

Daftar periode
Agustus 2026 berstatus Terbuka dan belum punya transaksi.

Isian periode baru
Tahun dan Bulan wajib; tanggal dan catatan boleh dikosongkan.

Tombol Tutup di kolom Aksi
Di HP kolom Aksi berada di luar layar — geser tabel dulu untuk mencapainya.
Memindahkan sisa kas dari buku manual ke aplikasi — sekali seumur pemakaian, dan tidak bisa diralat.

Peringatan sekali-seumur
Layar menyatakan sendiri bahwa isian ini tak bisa diubah lagi.

Terisi dan siap disimpan
Satu angka, satu catatan, dan satu pernyataan yang harus dicentang.
Dua angka besar di atas layar berarti hal yang berbeda — dan salah membacanya membuat kas terasa lebih besar daripada yang benar-benar dipegang.

Dua mode angka di puncak layar
Ketuk salah satunya untuk bertukar — artinya berbeda, bukan tampilan berbeda.

Arus kas periode berjalan
Empat angka yang bisa dijumlahkan sendiri.

Peringatan dan daftar pekerjaan
Pintasan menyebutkan sendiri berapa yang menunggu diselesaikan.
Membaca berapa bagian yang ditahan Kelompok, Desa, dan Daerah — dan kenapa sebagian uang bisa tersangkut tak ke mana-mana.

Ringkasan aturan pembagian
Berapa sumber uang yang sudah punya aturan, dan berapa yang belum.

Sumber yang belum punya aturan
Uangnya sudah tercatat, tetapi belum bisa mengalir ke mana pun.

Pembagian yang sudah baku
Persentase tiap tingkat, berikut contoh rupiahnya.
Uang masuk Anda catat sendiri dan langsung tercatat. Uang keluar hanya Anda ajukan — yang memutuskan Imam.

Hari pertama: masih kosong
Layar Penerimaan Lain sebelum ada apa pun. Tombol Tambah Penerimaan ada di atas daftar.

Isian uang masuk
Wilayahnya sudah tertulis sendiri; Anda tinggal mengisi tipe, tanggal, dan jumlah.

Sudah masuk daftar
Tercatat atas nama kelompok Anda, di periode yang sedang terbuka.

Isian uang keluar
Tombolnya berbunyi "Ajukan" — pengeluaran belum tercatat sampai Imam menyetujui.

Berlencana Menunggu
Uangnya belum keluar dari kas — Total Disetujui masih Rp 0.
Menyusun daftar tagihan bulanan untuk semua KK — dan satu tombol yang menentukan apakah tagihannya benar-benar terbit.

Belum ada template
Tampilan hari pertama, sebelum template mana pun dibuat.

Isian template
Hanya periode dan nama; wilayahnya sudah ditentukan.

Empat bagian jatah
Pusat, Daerah, Desa, Kelompok — masing-masing punya daftar itemnya sendiri.

Isian item jatah
Uraian, nominal, lalu Satuan yang menentukan hitungannya.

Tombol Sebar Jatah
Satu tombol yang memisahkan "sudah disusun" dari "sudah ditagih".

Daftar KK sesudah disebar
13 KK tertarik dari sensus; totalnya bisa dicocokkan dengan tangan.

Jatah masuk dari atas
Muncul sendiri begitu tingkat di atas menekan Bagikan. Anda tidak perlu memintanya.

Tiga cara membagi
Pembagian per golongan ada di balik Cara lain, supaya pilihan pertama tidak ramai.
Mencatat FR dan jatah yang diserahkan jamaah — satu layar per keluarga, dan langsung lunas.

Daftar yang belum menyetor
Satu baris per keluarga, lengkap dengan periodenya.

Layar input satu keluarga
FR di atas, jatah yang sudah terbit di bawahnya, lalu totalnya.

Terisi dan siap disimpan
FR Rp 50.000 dan jatah Rp 20.000 pada contoh ini.

Sesudah tersimpan
Namanya hilang dari daftar, dan tombolnya kini menyebut satu keluarga sudah bayar.

Mencatat shodaqoh
Cukup ketik nama keluarganya, lalu pilih kategori tujuan.

Dua cara mencatat infaq
Per event untuk satu majelis, atau per jamaah bila ingin diperinci.
Melihat tagihan bulan ini dan menyetorkannya sendiri — dengan penghasilan yang tidak ikut tersimpan.

Halaman Keuangan Saya
Tagihan bulan berjalan, lalu tiga bagian di bawahnya.

Kartu FR dan janji privasinya
Hanya nilai FR yang tersimpan; harta dan penghasilan berhenti di HP Anda.

Gerbang FR
Tombol kirim tergantikan ajakan mengisi FR lebih dulu.

Rincian pembelaan
Tiap item terurai, lalu totalnya di bawah.

Status kiriman Anda
Menunggu berarti sudah sampai, sedang diperiksa pengurus.
Lima antrean tempat kiriman jamaah menunggu diakui — dan tak satu pun saling menampakkan.

Antrean pembelaan berisi
Satu setoran menunggu: pengirim, periode, jumlah item, dan totalnya.

Persetujuan jatah jamaah
Pengajuan jatah yang menunggu diputuskan KU.

Antrean tabungan
Titipan yang dikirim jamaah sendiri, menunggu dikonfirmasi.
Menerima titipan jamaah untuk Kurban, rekreasi, dan sejenisnya — uang yang dititipkan, bukan uang kelompok.

Layar tabungan sebelum ada isinya
Tiga penghitung di atas: total titipan, jumlah penabung, dan jenis yang aktif.

Menambah jenis tabungan
Jenisnya khusus milik kelompok Anda sendiri.

Formulir titipan
Setor dan Tarik memakai satu formulir; bedanya hanya pilihan di atas.

Isian setoran di layar jamaah
Jumlah diisi, lalu Kirim. Tanggalnya selalu hari ini.

Kiriman jamaah menunggu konfirmasi
Jumlahnya sudah tercatat, tapi belum menambah saldo sebelum KU mengonfirmasi.

Kiriman menunggu diperiksa
Setujui hanya bila uangnya benar-benar sudah diterima.

Riwayat satu jamaah
Baru terisi setelah ada transaksi yang disetujui — kiriman yang masih menunggu belum tampil di sini.
Jamaah menghitung zakatnya sendiri lewat aplikasi, lalu pengurus keuangan meninjau dan membukukannya.

Harga emas dan nishob
Nishob = 85 gram × harga emas saat itu.

Mengisi daftar harta
Isi seperlunya; penjumlahannya dikerjakan aplikasi.

Siap dikirim
Rincian lengkap sebelum tombol kirim.

Menunggu ditinjau KU
Rincian jamaah tersaji utuh, lalu dua tombol keputusan.
Mengumpulkan dana untuk keperluan sekali jalan — dengan KU menunjuk, atau jamaah memilih sendiri.

Belum ada event
Layar sebelum event pertama dibuat.

Isian event
Cara peserta ikut menentukan siapa yang mengisi nominalnya nanti.

Dua isian yang menentukan
Cara peserta ikut dan Status. Melewatkan yang kedua membuat event tidak terlihat jamaah.

Tampak dari sisi jamaah
Judulnya Fastabiqul Khoirot, dengan tombol Ikut di bawah keterangan kebutuhan.

Isian nominal
Jamaah menentukan sendiri jumlahnya, sebatas sisa kebutuhan.

Menunggu konfirmasi KU
Terkumpul masih Rp 0; yang berubah baru angka yang masih bisa dikirim.

Halaman detail event
Empat angka di atas, daftar kiriman jamaah di bawah.

Tombol Tutup Event
Satu-satunya pintu yang memindahkan uang event ke Buku Kas.
Menaikkan bagian Desa, Daerah, dan Pusat dari uang yang sudah masuk — dan membaca pembagiannya tanpa salah hitung.

Alokasi antar-tingkat
Dua tab: setoran yang naik, dan jatah yang turun.

Pratinjau pembagian
Perkiraan, bukan catatan. Geser tabel untuk kolom tingkat di atasnya.

Isian setor ke atas
Asalnya sudah tetap; Anda memilih tujuan dan jumlahnya.
Melihat kelompok mana yang haknya belum disetorkan ke atas — daftar penagihan, bukan pintu ke kas mereka.

Daftar kelompok yang belum menyetor
Tiga angka per kelompok: yang seharusnya naik, yang sudah, dan sisanya.

Setoran masuk per wilayah
Nama wilayah yang belum menyetor disebutkan langsung.
Menurunkan bantuan ke tingkat di bawah, dan memantau tingkat mana yang belum membuat catatan setornya.

Tab Jatah Alokasi
Panah ke bawah — uang yang turun ke tingkat di bawah Anda.

Pemantauan dari tingkat Daerah
Menyebut tingkat mana yang belum membuat catatan setornya.

Isian jatah turun
Tujuan menjelaskan untuk apa uangnya diturunkan.

Daftar Gebokan
Dilihat dari tingkat Daerah, sebelum ada pembagian dibuat.
Menyiapkan tunjangan tetap bagi pengurus dan mubaligh — sekali disusun, lalu terbit tiap periode.

Belum ada jenis tunjangan
Tiga penghitung di atas: jenis, penerima, dan yang tidak aktif.

Komponen tunjangan
Tiap komponen punya cara hitung sendiri — tetap, per anak, atau per jiwa.
Satu layar yang benar-benar menjawab siapa sudah membayar, siapa menunggu, dan siapa belum tersentuh.
Status setoran tiap keluarga
Tiga penghitung di atas, lalu daftar per kepala keluarga.

Rincian per keperluan
Terkumpul, target, dan sisanya untuk tiap keperluan.
Empat pengurus memeriksa angka bulan ini dengan akunnya masing-masing — dan tanpa itu, periode tidak bisa ditutup.

Angka berjalan dan keempat organ
Ringkasan uang bulan ini, lalu siapa saja yang harus memeriksanya.

Hanya baris Anda yang bisa ditekan
Tiga organ lain menunggu orangnya masing-masing masuk dengan akunnya sendiri.

Satu dari empat
Ceklist KU tercatat dengan nama dan jamnya; sisanya masih menunggu.
Dua laporan yang paling sering dipakai — untuk mengingatkan, dan untuk memberi bukti amal.

Data jamaah per keluarga
Status setoran tiap jamaah pada periode yang dipilih.

Buku Amal per keluarga
Rangkuman setoran satu KK sepanjang periode.
Membaca salam, kotak pencarian, kartu Lengkapi Pengaturan Akun, dua kartu ringkasan, pintasan Aksi Cepat, deretan Aplikasi, cara berpindah mode & lingkup, dan mengatur tampilan Beranda sendiri.

Sekilas Beranda
Peragaan singkat dari salam pembuka, kotak pencarian, dua kartu ringkasan, sampai deretan Aplikasi.

Mencari dari Beranda
Mengetuk kotak pencarian, mengetik nama, lalu membuka hasil jamaah.

Melengkapi pengaturan akun
Membuka kartu, memasang aplikasi, menyalakan notifikasi, lalu mengisi email pemulihan.

Memakai Aksi Cepat
Menggeser baris tombol untuk melihat pintasan tersembunyi, lalu membuka satu tindakan.

Berpindah mode & lingkup
Membuka panel dari chip, berpindah lingkup Desa, lalu beralih ke Mode Jamaah.

Mengatur tampilan Beranda
Mematikan satu kotak, menyeret urutan, lalu menyimpan preferensi.
Bagaimana cara cepat mencari satu orang tanpa buka menu Jamaah?
Pakai kotak pencarian di atas Beranda — ketik namanya, lalu ketuk hasil di bagian Jamaah. Di laptop, tekan Ctrl+K (Mac: ⌘+K) dari halaman mana pun. Hasil hanya menampilkan data yang boleh Anda lihat sesuai wilayah dan dapukan.
Kartu "Lengkapi Pengaturan Akun" saya hilang. Kenapa?
Karena ketiga langkahnya (pasang aplikasi, nyalakan notifikasi, isi email pemulihan) sudah selesai — kartunya memang hilang sendiri saat semua beres. Itu tandanya akun Anda sudah lengkap, bukan kerusakan.
Kenapa angka di kartu Jamaah Aktif saya berbeda dengan pengurus lain?
Beranda menampilkan data sesuai lingkup Anda. Pengurus Kelompok melihat kelompoknya saja, Sekretaris Desa melihat satu desa, Sekretaris Daerah melihat seluruh Daerah. Jadi memang wajar kalau berbeda.
Chip mode di kanan atas tidak bisa saya ketuk. Apakah rusak?
Tidak. Chip hanya bisa diketuk kalau Anda punya lebih dari satu mode (Pengurus/Jamaah/KBM) atau lebih dari satu lingkup (Kelompok/Desa/Daerah). Kalau Anda hanya punya satu, chip itu sekadar keterangan.
Di HP saya, tombol Aksi Cepat kelihatannya cuma sedikit. Apa memang begitu?
Coba geser baris tombolnya ke kiri dengan jari — biasanya masih ada tombol lain yang tersembunyi di sebelah kanan. Kalau ingin mengubah tombol yang muncul, ketuk ikon roda gigi (⚙) di kanan judul Aksi Cepat.
Saya tidak sengaja menyembunyikan kotak. Bagaimana memunculkannya kembali?
Ketuk ikon roda gigi (⚙) di kanan judul Aplikasi atau Aksi Cepat, nyalakan kembali kotak yang ingin muncul, lalu tekan Simpan Preferensi.
Mengelola daftar desa di wilayah Daerah — pengelompokan geografis di atas kelompok jamaah.
Apa beda Desa dengan Kelompok?
Desa = wilayah geografis (1 desa bisa punya banyak kelompok). Kelompok = unit pengajian rutin (1 kelompok di dalam 1 desa). Hierarki: Daerah → Desa → Kelompok → Keluarga → Jamaah.
Mengelola daftar kelompok pengajian + info imam dan kontak per kelompok.
Saya pengurus kelompok — kenapa hanya bisa lihat kelompok saya?
Pengurus Kelompok punya scope terbatas ke kelompoknya sendiri. Sekretaris Desa lihat semua kelompok di desanya. Sekretaris Daerah lihat semua kelompok di Daerah.
Mengelola daftar Kepala Keluarga (KK) per kelompok — unit dasar pencatatan jamaah.

Daftar keluarga
Tiap baris memuat nama kepala keluarga, kelompok dan alamat, serta jumlah jamaahnya.

Isian Kartu Keluarga baru
Hanya Nama Kepala Keluarga dan Alamat yang wajib; tidak ada kolom No. KK.
Apa beda Keluarga dengan Jamaah?
Keluarga (KK) = unit yang berisi banyak orang (Kepala Keluarga + istri + anak-anak). Jamaah = individu di dalam keluarga. Saat menambah jamaah, harus pilih dulu keluarganya.
Bagaimana mengganti Kepala Keluarga (kalau yang lama wafat)?
Buka detail keluarga, ubah nama Kepala Keluarga di formulir. Ubah juga Status LDII anggota yang lama menjadi 'Wafat' lewat menu Jamaah, dan ubah Peran Keluarga anggota baru menjadi 'Kepala Keluarga'.
Mencari, menambah, mengubah, dan menghapus data jamaah serta keluarga di kelompok atau desa Anda.

Panel Aksi Jamaah
Enam pilihan di grup Pencatatan dan dua di grup Tools.

Langkah 1 — memilih atau membuat KK
Dua pilihan di atas menentukan sisa alurnya: KK baru, atau menumpang KK yang sudah ada.
Saya Pengurus Kelompok — kenapa hanya bisa melihat jamaah kelompok saya?
Itu memang aturan yang berlaku. Pengurus Kelompok terbatas hanya melihat kelompoknya untuk menjaga kerahasiaan data jamaah kelompok lain. Kalau perlu melihat jamaah kelompok lain, mohon hubungi Sekretaris Desa atau Sekretaris Daerah.
Bagaimana kalau jamaah pindah keluar dari kelompok kami?
Pakai + Aksi Jamaah → Catat Kepindahan — wizard akan minta tanggal pindah + catatan tujuan, lalu otomatis update Status LDII jadi 'Pindah'. Untuk seluruh keluarga pindah, buka detail KK → 'Ubah Status Semua' (lebih cepat dari update satu per satu).
Anak laki saya menikah dalam Daerah, dia buat KK baru — bagaimana cara update?
Pakai + Aksi Jamaah → Catat Pernikahan → pilih skenario Buat KK baru. Sistem akan: (1) buat KK baru otomatis, (2) pindahkan suami ke KK baru sebagai kepala keluarga, (3) pindahkan istri ke KK baru sebagai istri. Anda tidak perlu memindahkan KK atau mengubah perannya sendiri.
Anak perempuan saya menikah dengan jamaah Daerah dari kelompok lain — apakah didukung?
Ya. Pakai Catat Pernikahan → Pindah ke KK pasangan lalu pilih KK milik suami (sudah ada di sistem). Aplikasi memindahkannya sendiri ke kelompok suami. Untuk perpindahan lintas kelompok, yang mencatat harus pengurus yang wewenangnya mencakup kedua kelompok — pengurus yang wewenangnya sebatas satu kelompok hanya bisa memproses warga kelompoknya sendiri.
Bagaimana mencatat kewafatan?
Pakai + Aksi Jamaah → Catat Kewafatan. Anda diminta tanggal wafat, lalu boleh mengisi catatan (mis: tempat pemakaman). Status berubah jadi 'Wafat' dan data tetap tersimpan sebagai arsip. Bila yang wafat Kepala Keluarga, di layar itu juga ada pemilih Pengganti Kepala KK — pakailah, karena ia menyelesaikan pergantiannya sekali jalan. Kalau dikosongkan, membereskannya belakangan butuh dua langkah terpisah: perbarui Nama Kepala Keluarga di detail KK, dan ubah Peran dalam Keluarga orang itu lewat Ubah Anggota. Catatan: Kartu Keluarga resmi tetap diurus ke Dispendukcapil seperti biasa.
Apa beda 'Hapus' dengan 'Non-Aktif'?
🔴 Hapus menghilangkan datanya untuk selamanya. Sesudah dihapus, muncul pemberitahuan berisi tombol Batalkan — dan tombol itu hanya hidup beberapa detik. Lewat dari itu, datanya benar-benar dihapus dari sistem beserta fotonya, dan tidak bisa dikembalikan oleh siapa pun. Pakai Hapus hanya untuk data yang memang salah dibuat, misalnya nama ganda. Non-Aktif sama sekali berbeda: datanya tetap utuh, warganya berpindah ke daftar Arsip (jadi tak lagi terlihat di daftar Aktif dan tak ikut hitungan jamaah aktif), dan bisa dikembalikan kapan saja lewat Aktifkan Kembali. Untuk warga yang pindah atau wafat, selalu pakai menu pencatatannya — jangan pernah dihapus.
Menerbitkan tautan pendaftaran kelompok, membagikannya ke grup WhatsApp, dan menggantinya bila bocor.

Halaman Form Pendaftaran Jamaah
Nama kelompok, status form, tautan lengkap, dan tombol-tombolnya.

Tiga tombol yang tersedia
Nomor 1 Salin Link, nomor 2 Bagikan via WhatsApp, nomor 3 Ganti Kode.
Amankah tautan ini disebar di grup WhatsApp?
Aman selama grupnya memang grup warga kelompok Anda. Tautan berisi kode rahasia yang memungkinkan siapa pun mengirim data ke antrean kelompok Anda — jadi jangan ditempel di grup umum atau media sosial. Kalau terlanjur, ketuk Ganti Kode.
Apakah warga perlu membuat akun dulu?
Tidak. Formulir ini terbuka tanpa login. Warga cukup membuka tautannya di HP dan mengisi.
Memeriksa data yang dikirim warga lewat form pendaftaran mandiri, lalu menyetujui atau menolaknya.

Kotak Masuk dengan satu pengajuan
Tiap kartu memuat nama keluarga, kelompok, jumlah jamaah, dan nomor HP.

Rincian pengajuan
Data tiap anggota beserta penanda isian yang masih kosong.

Kotak konfirmasi persetujuan
Tiga isian opsional, lalu tombol Konfirmasi.

Sesudah disetujui
Menunggu kembali 0 dan pengajuan berpindah ke Riwayat.
Bedanya Ditolak dan Perlu Revisi apa?
Perlu Revisi mengembalikan pengajuan kepada warga supaya diperbaiki lalu dikirim lagi. Ditolak menutup pengajuan itu — pakai untuk kiriman ganda, salah kelompok, atau bukan warga Anda.
Saya tidak menemukan tombol Setujui.
Pastikan Anda sudah membuka rincian pengajuan dengan mengetuk kartunya, bukan hanya melihat daftar. Tombolnya di bagian bawah — geser layar ke bawah.
Kenapa halaman ini menolak saya masuk?
Halaman ini hanya terbuka untuk dapukan yang berwenang memverifikasi data warga (tim Database dan Super Admin). Kalau Anda merasa seharusnya punya akses, hubungi pengurus Daerah.
Membuat kartu identitas ber-QR untuk jamaah, mencetak atau membagikannya, dan melihat catatan pemindaian.
Apa gunanya kode QR di kartu?
Kode QR berisi tautan khusus ke data jamaah. Bisa dipindai pengurus untuk absensi kegiatan, atau dipindai jamaah sendiri untuk melihat dan memperbarui datanya.
Apakah QR bisa dipalsukan?
Tidak — QR berisi ID unik yang dicocokkan ke database. Kartu palsu akan langsung ketahuan saat dipindai (tautannya tidak akan terbuka atau IDnya tidak terdaftar).
Apakah saya bisa mencetak kartu untuk semua jamaah sekaligus?
Bisa — tapi bukan dari halaman ini. Buka menu Buat Akun Jamaah, lalu ketuk Kartu QR Siap Cetak. Hasilnya PDF berisi 8 kartu per lembar A4, siap dicetak massal, dan isinya mengikuti wilayah Anda sendiri.
Jamaah saya tidak bisa membuka tautan kartunya — kenapa?
Periksa apakah kartunya masih aktif atau sudah dinonaktifkan. Coba aktifkan ulang dari menu Kartu QR. Kalau jamaah memakai HP yang sudah cukup tua, pastikan aplikasi browsernya sudah versi terbaru.
Mengunggah data jamaah dalam jumlah banyak sekaligus dari file Excel — cocok untuk seed data awal sensus.
Sebagian baris dilewati saat disimpan. Kenapa?
Biasanya karena: (1) Nomor KK sudah ada di database (duplikat), (2) Kelompok yang dituju tidak ada, (3) format data tidak valid (misal tanggal lahir di masa depan). Lihat detail di hasil import.
Apakah kalau saya unggah file yang sama dua kali, jamaah akan dobel?
Tidak — sistem cek duplikat berdasarkan Nama + Tanggal Lahir + No. KK. Kalau cocok, baris di-skip dengan catatan 'duplicate'.
Melihat dashboard ringkasan demografi, perbandingan kelompok, dan tindak lanjut prioritas — sesuai dapukan Anda.
Kenapa tampilan Statistik saya berbeda dari pengurus lain?
Statistik adaptif dengan dapukan Anda. Sekretaris Daerah lihat Perbandingan Desa, Sekretaris Desa lihat Peringkat Kelompok di desanya, Pengurus Kelompok lihat Tindak Lanjut kelompoknya.
Kenapa Total Awal muncul, bukan Pertumbuhan?
Sistem mendeteksi data baru diunggah massal bulan ini (≥50% total). Untuk menghindari KPI menyesatkan, label diganti jadi 'Total Awal'. Pertumbuhan akan kembali muncul bulan depan saat sudah ada data perbandingan.
Mengunduh laporan sensus dalam PDF atau Excel, melihat grafik singkat, dan menyaring sesuai periode atau kelompok.
Kenapa angka di Laporan beda dengan angka di Beranda?
Beranda menampilkan angka terkini saat ini dari semua jamaah aktif. Laporan biasanya berisi data untuk periode tertentu (misalnya: jamaah pada akhir bulan lalu). Mohon periksa saringan periode di Laporan supaya sesuai.
PDF tidak bisa dibuka di HP saya — apa yang salah?
Pastikan di HP Anda ada aplikasi untuk membuka PDF (misalnya Google Drive, Adobe Reader, atau langsung dari browser). Coba juga buka lewat menu Unduhan di HP — file biasanya ada di sana.
Apakah saya bisa mengunduh data jamaah lengkap (no. HP, alamat) di Excel?
Hanya Sekretaris Daerah dan Super Admin yang bisa mengunduh data lengkap. Pengurus Kelompok dan dapukan lain hanya mendapat ringkasan agregat — ini aturan untuk menjaga kerahasiaan data warga.
Mengenal periode, setoran (FR/Infaq/Shodaqoh), pengeluaran, dan Review 4 Serangkai.
Kenapa saya tidak bisa mencatat setoran baru?
Kemungkinan periode bulan ini belum dibuka, atau sudah ditutup. Hubungi KU/Sekretaris untuk membuka periode.
Pengeluaran sudah saya catat tapi belum masuk ke kas. Kenapa?
Pengeluaran baru masuk ke kas setelah disetujui Imam. Selama status masih "menunggu", belum terhitung.
Membuat kegiatan, mencatat absensi, dan menangani banding kehadiran jamaah.
Jamaah bilang datanya tidak tercatat hadir padahal datang. Apa yang harus saya lakukan?
Arahkan jamaah untuk mengajukan banding lewat aplikasi mereka. Pengajuan itu akan masuk ke Kotak Masuk Anda untuk ditinjau.
Membuat event penilaian, mengisi nilai generus, dan mencetak rapor.
Predikat A-D dihitung dari apa?
Predikat dihitung otomatis dari nilai yang Anda masukkan per target penilaian — semakin lengkap dan tinggi nilainya, semakin baik predikatnya.
Memberi bintang untuk akhlak yang terlihat, dan mengapa alasannya lebih penting daripada jumlahnya.
Kalau saya lupa memberi saat kejadiannya, boleh dicatat nanti?
Boleh. Tanggalnya bisa dimundurkan sampai 7 hari. Anda sedang mengajar saat kejadiannya — mencatat sesudah kelas itu wajar.
Apakah bintang mempengaruhi nilai rapor?
Tidak sama sekali. Bintang adalah apresiasi di lapangan, bukan komponen penilaian, dan tidak masuk rapor.
Apakah orang tua bisa melihat bintang anak lain?
Tidak. Anak dan orang tua hanya melihat bintang miliknya sendiri. Tidak ada papan peringkat untuk mereka.
Bisakah saya memberi bintang di kelas yang bukan saya ampu?
Tidak. Hanya guru yang mengampu kelas itu yang bisa memberi — termasuk Pembina, yang tugasnya memantau, bukan memberi.
Alasan yang saya butuhkan tidak ada di daftar.
Anda bisa menambahkan butir alasan sendiri. 29 Karakter Luhur tetap jadi daftar utama, dan butir tambahan Anda berlaku untuk kelompok Anda.
Mengajukan calon mubaligh (KCM), menugaskan MT/MS, dan mengelola sertifikat.
Membuat pengumuman, memilih kategori, dan menerbitkannya ke jamaah.
Menulis notulen musyawarah, memakai bantuan AI, dan menyelesaikan (finalize) catatan.
Mengubah konten halaman publik Daerah — beranda website, profil, sejarah, dan kontak.
Apakah ada history perubahan? Bisa kembali ke versi lama?
Belum — perubahan langsung menimpa versi sebelumnya. Hubungi Super Admin kalau perlu memulihkan lewat catatan audit (untuk perubahan terakhir).
Atur item dan urutan tile Aplikasi + Aksi Cepat di halaman Beranda Anda. Per-user — tidak mempengaruhi pengurus lain.
Mengapa Database Jamaah tidak bisa dipindah atau dimatikan?
Database Jamaah adalah fitur inti — tile-nya selalu tampil di paling atas Beranda untuk semua pengurus. Ini wajib untuk konsistensi navigasi.
Apakah pengaturan ini disinkron antar perangkat?
Ya — pengaturan tersimpan di akun Anda. Login di HP atau laptop akan menampilkan tata letak yang sama.
Saya tidak bisa menyeret di HP. Kenapa?
Pastikan menekan dan TAHAN ikon ⋮⋮ minimal 0.2 detik sebelum menyeret. Tap cepat di ikon tidak akan memicu seret — itu by-design supaya tap normal pada saklar tidak salah dikira seret.
Apa item baru di catalog otomatis muncul di Beranda saya?
Ya — saat pengembang menambah fitur baru, tile-nya otomatis ditambahkan di akhir urutan Anda (default ON). Anda bisa reorder + on/off sesuai kebutuhan.
Pindahkan banyak KK atau banyak kelompok sekaligus pasca-restrukturisasi organisasi (split kelompok, split desa, re-distribusi).
Apakah pindah KK akan ikut memindahkan semua anggota?
Ya. KK adalah unit terkecil migrasi — semua anggota (suami, istri, anak, lansia, dst) otomatis ikut. Tidak ada opsi parsial.
Apakah migrasi bisa di-undo?
Tidak ada tombol undo otomatis. Untuk koreksi, jalankan migrasi balik dengan target = kelompok/desa asal. Operasi terbalik akan tercatat sebagai migrasi baru di Audit Log.
Bagaimana kalau saya hanya Sekretaris Desa dan mau migrasi kelompok ke desa lain?
Tidak bisa — perubahan struktural antar desa adalah wewenang Sekretaris Daerah atau Super Admin. Hubungi admin daerah Anda.
Kapan harus pakai Migrasi Massal vs Ubah Keluarga biasa?
Migrasi Massal untuk skenario 5+ KK pindah serentak (split, re-distribusi). Ubah Keluarga biasa untuk perpindahan individual 1-2 KK.
Mengundang pengurus baru, mengatur dapukan, mereset password, dan menonaktifkan akun.
Bagaimana kalau saya lupa password sendiri?
Hubungi Super Admin lain untuk reset password Anda dari menu ini. Atau pakai fitur 'Lupa Password' di halaman login (akan kirim email reset).
Bisa hapus permanen user?
Tidak dari UI — hanya bisa Nonaktifkan (soft delete). Data tetap tersimpan untuk arsip + audit log. Hubungi developer kalau benar-benar perlu hapus permanen.
Mendapuk jamaah ke dapukan LDII, memantau dapukan wajib yang masih kosong, dan mengatur daftar dapukan kelompok.
Mendefinisikan role + matrix hak akses fitur, dan mengaitkan role ke user — kontrol siapa bisa lihat/ubah apa.
Apa beda Dapat Lihat vs Dapat Ubah?
Dapat Lihat = bisa buka menu + baca data. Dapat Ubah = bisa tambah/ubah/hapus data. Dapat Ubah otomatis menuntut Dapat Lihat.
Bagaimana kalau saya ingin role hanya bisa lihat 1 desa saja?
Pakai role SEKRETARIS_DESA (atau buat custom dengan scope serupa) + assign Desa spesifik ke user di tab User & Role / via Edit user. Scope desa otomatis filter data di semua menu.
Membaca catatan setiap perubahan data — siapa edit, apa, dan kapan. Pegangan akuntabilitas + jejak pemulihan.
Bisa restore data yang sudah dihapus dari audit log?
Belum otomatis — payload (data sebelum dihapus) tersimpan di audit log, tapi pemulihan harus manual via SQL atau hubungi developer. Untuk pencegahan, gunakan fitur Non-aktifkan (soft delete) daripada Hapus permanen.
Kenapa saya tidak bisa akses Audit Log?
Audit Log hanya untuk Super Admin. Data audit sensitif (siapa edit apa) — tidak semua dapukan boleh melihat. Sekretaris Daerah pun harus ditambahkan akses oleh Super Admin kalau perlu.